Pengaruh Kepemimpinan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa
-
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepemimpinan orang tua siswa di SMP Negeri 1 Sungguminasa, untuk mengetahui gambaran prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SMP Negeri 1 Sungguminasa, dan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan orang tua terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SMP Negeri 1 Sungguminasa.
Metodologi:Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu kepemimpinan orang tua ( X ) dan prestasi belajar pendidikan agama islam ( Y ). Populasi dalam penelitian ini siswa kelas VIII yang berjumlah 454 orang dan sampel yang digunakan 45 siswa di SMP Negeri 1 Sungguminasa yang diambil melalui teknik random sampling. Instrumen dalam penelitian adalah pedoman angket kepemimpinan orang tua siswa dan nilai prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SMP Negeri 1 Sungguminasa.
Temuan Utama: Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan gambaran kepemimpinan orang tua siswa berada pada kategori sedang dengan presentase 64,44 %, dan gambaran prestasi belajar Pendidikan Agama Islam berada pada kategori sedang dengan presentase 66,67 %. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan nilai thitung= 5,91 ≥ ttabel = 2,021 dengan taraf signifikan 5%, demikian terdapat pengaruh kepemimpinan orang tua terhadap prestasi belajar Pendidikan Agaman Islam siswa di SMP Negeri 1 Sungguminasa.
Keterbaruan/Keaslian dari Penelitian: Keterbaruan dalam penelitian ini adalah bahan kajian dan pengembangan bagi lembaga pendidikan tingkat sekolah dasar dalam membantu kepala sekolah dan guru guna meningkatkan prestsi belajar siswa dalam proses pembelajaran agama.
-
How to cite
[1]“Pengaruh Kepemimpinan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa”, J. Pend. A. Isl. Ind, vol. 3, no. 4, pp. 77–80, Dec. 2022, doi: 10.37251/jpaii.v3i4.638. -
253Abstract views297Downloads
Metrics — Badges
-
- J. Subianto, “Peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam pembentukan karakter berkualitas,” Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, vol. 8, no. 2, 2013. DOI: https://doi.org/10.21043/edukasia.v8i2.757
- S. Y. Sari, “Eksistensi keluarga dalam pembentukan karakter anak usia dini” Primary Education Journal (PEJ),vol. 3, no. (1),2019. DOI: https://doi.org/10.30631/smartkids.v1i2.50
- A. Purba, “Tanggung Jawab Orang Tua Kristen Dalam Mendidikan Anak Menyikapi Pandemi Covid-19,” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, vol. 4, no. 1, pp. 86-97, 2020. DOI: https://doi.org/10.33991/epigraphe.v4i1.148
- H. E. Mulyasa, Menjadi guru penggerak merdeka belajar. Jakarta Timur: Bumi Aksara, 2021.
- R. D. Rahayu andW. Wigna, “Pengaruh Lingkungan Keluarga, Sekolah dan Masyarakat terhadap Persepsi Gender Mahasiswa Laki-Laki dan Perempuan (Kasus Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam TAZKIA Tahun Masuk 2009),” Jurnal Penyuluhan, vol. 6, no. 2, 2010. DOI: https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v6i2.11451
- W. Bintoro, “Hubungan self regulated learning dengan kecurangan akademik mahasiswa,” Educational Psychology Journal, vol. 2, no. 1, 2013.
- M. N. M. Ediyanto and N. Satyahadewi, “Pengklasifikasian Karakteristik Dengan Metode K-Means Cluster Analysis,” Bimaster: Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya, vol. 2, no. 02, 2013.