Journal of Basic Education Research
Journal of Basic Education Research

an Open Access Journal

SINTA

0.0

Impact

Scholar

14

H-Index

Journal of Basic Education Research

an Open Access Journal


Perbandingan Antara Karakter Toleransi Terhadap Perkembangan Budaya Lokal Atau Ciri Khas Suatu Daerah Pada Muatan Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar

Share
  • Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan budaya local  di dalam pembelajaran IPS dengan mengunakan perkembangan  teknologi pada saat sekarang  untuk melihat indikator karakter toleransi

    Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 1 variabel yaitu pembelajaran bahan ajar di kelas dengan jumlah sampel 16 siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial

    Temuan Utama: Hasil yang didapatkan menunjukkan karakter toleransi siswa SD Negeri 45/I sridadi  dominan dalam kategori baik, sedangkan karakter toleransi siswa dengan penerapan budaya local atau ciri khas suartu daerah sudah  sangat cukup. dengan adanyan perkembangan budaya local atau ciri khas suatu daerah agar dapat membantu guru dalam proses pembelajaran berlangsung dengan baik,dan dapat mempermuda untuk siswa/siswi dalam memahami materi yang di berikan oleh guru.dengan mengunakan budaya local dalam pembelajaran IPS berlangsung mempermudah dan tidak bosan dalam suasanan belajar, maka dari itu dengan mengunakan tahmbahan dari teknologi informasi komunikasi /TIK guru dapat mengajarkan siswa mengenai  yang ada dinegara kita,dengan mengunakan budaya local arau ciri khas suatu daerah agar lebih berkembang lagi di masa-masa sekarang apa lagi guru bisa mengatur bagaimana cara memperkenalkan budaya local yang ada diindonesia  dapat memberi gambar-gambar yang muncul jadi menarik agar tidak mudah bosan

    Keterbaruan Penelitian: keterbaruan penelitian ini ditinjau dari hal yang akan diteliti yakni mengenai tingkat karakter toleransi di kelas dengan menggunakan modul cetak dan elektronik materi perkebabangan budaya atau ciri khas suatu daerah Tema 7 Subtema 2 Pembelajaran 1 (Indahnya Keragaman di Negeriku)

  • How to cite

    [1]
    “Perbandingan Antara Karakter Toleransi Terhadap Perkembangan Budaya Lokal Atau Ciri Khas Suatu Daerah Pada Muatan Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar”, J. Bs. Edu. R, vol. 3, no. 2, pp. 48–56, May 2022, doi: 10.37251/jber.v3i2.254.
  • 586
    Abstract views
    480
    Downloads

    Metrics — Badges

    1. N. Nana Najmina, “Pendidikan Multikultural DalamNajmina, N. (2018). Pendidikan Multikultural Dalam. Membentuk Karakter Bangsa Indonesia,” Jupiis J. Pendidik. Ilmu-Ilmu Sos., vol. 10, no. 1, p. 52, 2018. https://doi.org/10.24114/jupiis.v10i1.8389. DOI: https://doi.org/10.24114/jupiis.v10i1.8389
    2. M. C. Syahputra, “Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Budaya Nengah Nyappur,” J. PAI Raden Fatah, vol. 2, no. 1, pp. 1–10, 2020, doi: 10.19109/pairf.v2i1.4301. DOI: https://doi.org/10.19109/pairf.v2i1.4301
    3. M. Salim, “Adat Sebagai Budaya Kearifan Lokal Untuk Memperkuat Eksistensi Adat Ke Depan,” Al Daulah J. Huk. Pidana dan Ketatanegaraan, vol. 5, no. 2, pp. 244–255, 2016, doi: 10.24252/ad.v5i2.4845. DOI: https://doi.org/10.24252/ad.v5i2.4845
    4. D. I. S. Dasar, “Pembelajaran Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Dalam Upaya Membangun Pendidikan Karakter Siswa Di Sekolah Dasar,” Ritme, vol. 2, no. 1, pp. 16–25, 2016.
    5. M. Z. Sari, Y. Fitriyani, and D. Amalia, “Analisis Bahan Ajar Keragaman Suku Bangsa dan Budaya dalam Implementasi Karakter Toleransi di Sekolah Dasar,” J. Kependidikan J. Has. Penelit. dan Kaji. Kepustakaan di Bid. Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, vol. 6, no. 3, p. 382, 2020, doi: 10.33394/jk.v6i3.2824. DOI: https://doi.org/10.33394/jk.v6i3.2824
    6. P. Rachmadyanti, “Rachmadyanti, P. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar Melalui Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3(2), 201-214.,” Jpsd, vol. 3, no. 2, pp. 201–214, 2017. DOI: https://doi.org/10.30870/jpsd.v3i2.2140
    7. S. M. Batubara, “Kearifan Lokal Dalam Budaya Daerah Kalimantan Barat (Etnis Melayu dan Dayak),” J. Penelit. IPTEKS, pp. 91–104, 2017.
    8. H. Kanji, N. Nursalam, M. Nawir, and S. Suardi, “Model Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Sekolah Dasar,” J. Pendidik. DASAR PERKHASA J. Penelit. Pendidik. Dasar, vol. 5, no. 2, pp. 104–115, 2019, doi: 10.31932/jpdp.v5i2.458. DOI: https://doi.org/10.31932/jpdp.v5i2.458
    9. Z. R. Dayanti, R. Respati, and R. Gyartini, “Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Flipbook Dalam Pembelajaran Seni Rupa Daerah Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar,” J. Elem. Educ., vol. 04, no. 05, p. 5, 2021.
    10. N. A. Sjafirah and D. Prasanti, “Penggunaan Media Komunikasi dalam Eksistensi Budaya Lokal bagi Komunitas Tanah Aksara,” J. Ilmu Polit. dan Komun., vol. Volume 6, no. 2, pp. 39–50, 2016, [Online]. Available: https://jipsi.fisip.unikom.ac.id/_s/data/jurnal/volume-vi-no-2/4.nuryah-ditha-penggunaan-media-komunikasi-dalam-komunitas-tanah-aksara-1.pdf/pdf/4.nuryah-ditha-penggunaan-media-komunikasi-dalam-komunitas-tanah-aksara-1.pdf.
    11. A. Widodo, “Nilai Budaya Ritual Perang Topat Sebagai Sumber Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar,” GulawentahJurnal Stud. Sos., vol. 5, no. 1, p. 1, 2020, doi: 10.25273/gulawentah.v5i1.6359. DOI: https://doi.org/10.25273/gulawentah.v5i1.6359
    12. E. Rohadi, S. A. Noor, and M. I. F. Nuzula, “Analisa Hasil Klasifikasi Seminar Menggunakan Metode Statistik Deskriptif Dan Inferensial (Studi Kasus Politeknik Negeri Malang),” Semin. Inform. Apl. Polinema 2020, pp. 58–63, 2020.
    13. N. Zalmita, U. S. Harahap, and ..., “Kajian sikap toleransi kehidupan sosial masyarakat di perumahan Jacki Chan gampong Neuheun kecamatan Mesjid Raya kabupaten Aceh Besar,” Semin. Nas. …, vol. 1, pp. 50–54, 2020, [Online]. Available: http://publikasi.fkip-unsam.org/index.php/semnas2019/article/view/14.
    14. P. Nilai et al., “Karakter Toleransi AnaK Rizki Nur Safitri Warsono,” vol. 1604025406, pp. 947–961, 1999.
    15. H. P. Yudiwinata and P. Handoyo, “Permainan Tradisional dalam Budaya dan Perkembangan Anak,” Paradigma, vol. 02, pp. 1–5, 2014.